Ayat hari ini

Minggu, 06 Desember 2009

Nominasi FFI dan Dahsyat di Batu kota wisata

Pada tanggal 5-6 Desember Sabtu dan Minggu kemarin Kota Batu menyelenggarakan Acara Nominasi FFI dikemas dalah acara Dahsyat yang disiarkan langsung oleh stasiun RCTI.



Acara yang juga bersamaan dengan acara JSR-4 tersebut membuat sendi-sendi lalu-lintas kota batu macet.

Semarak pembacaan nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2009 menyedot perhatian warga Batu. Penonton yang hadir diprediksikan dua kali lipat dibanding Sabtu (5/12) lalu saat digelarnya Dasyatnya Kota Batu di tempat yang sama yakni Museum Satwa Kota Batu. Kehadiran belasan artis ibu kota membuat warga Batu semakin histeris, puluhan penonton pun sempat menerobos jalan saat belasan artis dikirab di atas mobil Jeep Willys. Mereka ingin bersalaman dengan artis pujaan hatinya.

Diperkirakan ribuan penonton, sejak pagi sudah berjajar di rute tempat artis pendukung FFI yang akan dikirap, yakni mulai dari depan balai kota hingga Jalan Raya Oro-Oro Ombo, akibatnya sebelum jalan di tutup total, kendaraan yang hendak melintas di jalan protokol kesulitan untuk melaju. Kepadatan semakin menjadi saat artis seperti Krisdayanti, Ari Lasso, Anwar Fuadi, Manohara Odelia Pinot, Niniek L Karim, Chaerul Umam dan sederetan artis yang lainnya, melintas di jalan protokol. Bahkan beberapa penonton yang menonton di pinggir jalan ada yang pingsan akibat teriknya matahari dan penonton yang berdesakan hendak mendekati artis pujaan mereka yang berada di atas Jeep.


tabel nominasi FFI 2009
Kategori Film Terbaik FFI 2009
* Identitas
* Jamila dan Sang Presiden
* Mereka Bilang, Saya Monyet!
* Perempuan Berkalung Surban
* Rumah Maida

Kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2009
* Atiqah Hasiholan (Rumah Maida)
* Aty Kanser (Emak Ingin Naik Haji)
* Leony (Identitas)
* Revalina S Temat (Perempuan Berkalung Surban)
* Titi Seyuman (Mereka Bilang, Saya Monyet!)

Kategori Pemeran Pembantu Wanita Terbaik FFI 2009
* Ayu Pratiwi (Emak Ingin Naik Haji)
* Henidar Amroe (Mereka Bilang, Saya Monyet!)
* Niniek L. Karim (Ketika Cinta Bertasbih 2)
* Widyawati (Perempuan Berkalung Surban)

Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2009
* Tio Pakusadewo (Identitas)
* Emir Mahiri (Garuda di Dadaku)
* Reza Rahardian (Emak Ingin Naik Haji)
* Vino G. Bastian (Serigala Terakhir)
* Yama Carlos (Rumah Maida)

Kategori Pemeran Pembantu Pria Terbaik FFI 2009
* Deddy Mizwar (Ketika Cinta Bertasbih 2)
* Frans Tumbuan (Rumah Maida)
* Mamiek Prakoso (Garuda di Dadaku)
* Reza Rahardian (King)
* Verdy Sulaiman (Rumah Maida)

Kategori Sutradara Terbaik FFI 2009
* Ari Kusumadewa (Identitas)
* Djenar Maesa Ayu (Mereka Bilang, Saya Monyet!)
* Hanung Bramantyo (Perempuan Berkalung Surban)
* Ratna Sarumpaet (Jamila dan Sang Presiden)
* Teddy Soeriatmadja (Rumah Maida)

Kategori Penata Musik Terbaik FFI 2009
* Aksan Syuman dan Titi Syuman (Garuda di Dadaku)
* Djaduk Ferianto (Jagad Kali Code)
* Aksan Syuman dan Titi Syuman (King)
* Bobi Suryadi (Rumah Maida)
* Arge Swara (Merah Putih)

Kategori Penata Suara Terbaik FFI 2009
* Edo Sitanggang (Identitas)
* Iwan Akbar dan Edo Sitanggang (Emak Ingin Naik Haji)
* Satrio B. dan Jajang Muslim (Jamila dan Sang Presiden)
* Hikmawan Santoso (Rumah Maida)
* Trisno dan H Santoso (Serigala Terakhir)

Baca Selengkapnya...

Sabtu, 05 Desember 2009

Java Scooter Rendezvous (JSR) 2009 Kota Batu

http://www.surabayapost.co.id

BATU-Sebanyak 15 ribu pecinta scooter (scooterist) se-Indonesia berkumpul di Kota Batu. Para scooterist ini hadir dalam rangka Java Scooter Rendezvous (JSR) yang ke 4 di halaman Stadion Gelora Brantas, Kota Batu, Sabtu (5/12).

Ketua panitia pelaksana JSR-4, Nur Cholis mengatakan, acara ini adalah ajang silaturahmi tahunan dari para penghobi scooter. Untuk tahun ini dipilih di Kota Batu sekaligus untuk memeriahkan agenda festival film Indonesia (FFI) yang digelar di Kota Batu.

“Ini sebenarnya adalah acara tahunan yang digelar setiap minggu pertama setiap Desember. Acara ini kita gelar mulai Sabtu (5/12) sampai Minggu (6/12) sekaligus untuk memeriahkan FFI yang digelar di Kota Batu,” kata Cholis.

Salah satu tujuan acaranya sendiri adalah sebagai ajang berkumpul untuk bersilahturrahmi dengan pecinta motor Scooter di seluruh Tanah Air. Pesertanya mulai dari Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga Propinsi Papua.

Java Scooter Rendezvous merupakan bahasa Belanda kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti temu kangen antara penggemar motor Vespa.

”JSR pertama kali kita gagas sekitar tahun 2006. Jambore pertama di Bandung , Jawa Barat. Kemudian JSR ke 2 di TMII Jakarta dan JSR ke 3 di Kota Magelang-Jateng. Kemudian JSR ke 4 di Kota Batu,” urai Cholis.

Acara ini, sambung Cholis, juga sebagai salah satu rangkaian kegiatan sebelum penyelenggaraan musyawarah nasional (munas) Forum Komunikasi Pencinta Skuter Indonesia (FKPSI).

“Selain untuk memeriahkan FFI, acara ini juga sebagai salah satu persiapan kita menggelar munas tahun depan,” jelas Cholis.

Salah satu tokoh pencinta Skuter asal Kota Banjar Patroman-Jawa Barat, Maman mengatakan, acara JSR ini merupakan ajang tahunan pecinta Skuter se-Pulau Jawa. Namun dalam setiap pelaksanaannya, acara yang ditasbihkan sebagai jambore nasional pencinta Skuter ini selalu melibatkan dan mengundang seluruh klub skuter dari penjuru tanah air. “Sekaligus ajang kumpul dan silaturahmi pencinta skuter se-Indonesia,” katanya.

Kegiatan JSR ke 4 di Kota Batu antara lain, Fun Game, live musik, kontes vespa dan masih banyak yang lain. Wali Kota Batu yang hadir untuk membuka acara mengajak peserta jambore untuk rolling thunder berkeliling wilayah Kota Batu.

Rute yang diambil mulai dari Stadion Gelora Brantas-Jalan Raya Beji, Jalan Raya Pendem, Karangploso, Giripurno dan kembali di Stadion Brantas.zar

Baca Selengkapnya...

Rabu, 02 Desember 2009

BBPBAP

BBPBAP Jepara merupakan lembaga milik pemerintah yang bertugas untuk ...

Web resminya di-wrap di bawah ini




Postingan ini hanya untuk mencoba page rank google, :D, semoga beruntung.

Baca Selengkapnya...

.:: Malang Joint Campus ::.